• Header7
  • header1
  • header 4


JL. Pramuka No. 1 Sorong Papua Barat

LINTASAN SEJARAH KOREM 171/PVT

LINTASAN SEJARAH KOREM 171/PVT

A. Latar belakang terbentuknya Korem 171/PVT

Pembentukan Korem 171/PVT tidak dapat dipisahkan dari pembentukan kodam XVII/Cendrawasih dan sesudah reorganisasi kemudian berubah menjadi kodam VIII/Trikora dengan daerah tanggung jawab meliputi maluku dan irian jaya.

Pada tanggal 17 Mei 1963 secara resmi Kodam XVII/Irian Barat atau Kodam XVII/Cendrawasih telah melakukan tugas dan fungsinya termasuk satuan bawahannya dalam hal ini Korem 171/PVT, sedangkan personil Korem 171/PVT pada waktu itu masih bersifat penugasan dari kodam VI/Siliwangi untuk melaksanakan operasi dasar yang bertujuan mendukung dan melaksanakan rencana umum Kodam XVII/Irian Barat,

Dalam perjalanan sejarah selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Kasad nomor Skep/175/IX/2007 tanggal 26 September 2007, maka nomor Registrasi Kodam XVII/Trikora berubah menjadi Kodam XVII/Cenderawasih yang meliputi wilayah Papua dan Papua Barat serta membawahi 4 Korem dan 12 Kodim.

Korem 171/PVT ditetapkan pada tanggal 1 Agustus 1963 yang pada awalnya berkedudukan di Manokwari dan dipindahkan ke Sorong dengan membawahi 5 Kodim dan 1 Yonif, atas dasar fakta sejarah tersebut maka pada tanggal 1 Agustus 1963 ditetapkan sebagai hari jadi korem 171/PVT

Pada Tanggal 1 Agustus 2010 Korem 171/PVT genap berusia 47 tahun Meski beragam hambatan menantang di medan tugas yang berat, prajurit Korem 171/PVT maju melangkah bersama rakyat mencapai kejayaan dan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan stabilitas keamaan untuk menunjang pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

B. Tugas-tugas yang dipercayakan kepada Korem 171/PVT

Dharma bhakti korem 171/PVT yang telah dipersembahkan kepada negara dan bangsa indonesia sampai saat ini adalah melaksanakan tugas operasi militer dan pembinaan wilayah yaitu :

1. Operasi Militer

a) Periode tahun 1963 – 1969 merupakan periode yang pertama, dimana korem 171/PVT dalam tahap konsilidasi untuk menata dan penyempurnakan organisasi. Operasi yang dilaksanakan adalah operasi sadar dengan tujuan untuk mendukung dan melaksanakan rencana umum kodam XVII/Irian Barat yang terdiri dari tugas pokok yaitu :

1) Menjaga kewibawaan pemerintah Republik Indonesia.

2) Menjamin keamanan dan ketertiban.

3) Membantu pemerintah sipil membangun irian jaya.

b) Pada periode tahun 1968 – 1970 ditandai dengan adanya himbauan dan seruan melalui pamplet yang disebar luaskan dari pangdam XVII/Cendrawasih yaitu Brigjen TNI Sarwo Edhi diantaranya seruan tersebut berbunyi : “Mari kita bangun kembali rumah, perkampungan dan ladang-ladang kita khususnya dibidang operasi pemulihan keamanan serta pengamanan pepera”. Korem 171/PVT melaksanakan operasi wibawa dengan tugas pokok sebagai berikut :

1) Menyelesaikan masalah gangguan keamanan didaerah kepala burung.

2) Mengumumkan pelaksanaan papera.

3) Menumbuhkan dan memelihara kewibawaan pemerintah sebagai kelanjutan dari operasi sadar.

c) Periode 1973 - 1981 ditandai dengan dibukanya proyek multi nasional PT. FI di Tembagapura, korem 171/PVT diberi tanggung jawab untuk pengamanan obyek vital proyek Tembagapura, disamping itu korem 171/PVT juga melaksanakan operasi tumpas di daerah Agimuga dan sekitarnya.

d) Periode 1981 – 1991 ditandai dengan dilaksanakan operasi elang sakti dan ditetapkan wilayah korem 171/PVT sebagai wilayah operasi sektor C, dalam operasi ini titik berat operasi adalah operasi teritorial, namun operasi tempur tetap disiapkan untuk menghadapi kemungkinan ancaman bersenjata dan untuk memberikan perlindungan serta pengamanan kepada rakyat di desa – desa, hasil yang dicapai dalam operasi adalah :

1) Telah dapat menembak mati dan menangkap sisa-sisa GPK beserta persenjataannya.

2) Telah menyerah sisa-sisa gpk dan rakyat simpatisannya.

3) Dapat menurunkan sejumlah besar rakyat kekampung asalnya.

e) Periode 1991 – sekarang ditandai dengan dilaksanakan operasi surya sakti untuk menjamin dan memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban dalam rangka mengamankan dan mensukseskan pemilu dan sidang umum MPR. Kegiatan yang telah dilaksanakan untuk mendukung operasi Surya Sakti dalam pra pemilu yaitu pengerahan massa melalui : lomba yospan, pertandingan sepak bola, pertandingan tinju dan lomba panahan yang diikuti oleh anggota TNI dan masyarakat.

2. Pembinaan Wilayah dan Pembinaan Teritorial

a) Pengamanan Pemilu dan menyukseskan Pemilu 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1995, 1999 dan 2004.

b) Ikut serta membina masyarakat pedesaan di wilayah korem 171/PVT terutama oleh Babinsa.

c) Pelaksanaan program kemanunggalan ABRI dan rakyat didaerah tanggung jawab korem 171/PVT dengan melaksanakan ABRI masuk desa dari manunggal I sampai dengan manunggal 80 ditiga wilayah kabupaten yaitu kabupaten Manokwari, Sorong dan Fak-Fak.

d) Melaksanakan bhakti dalam bentuk operasi manunggal sosial sejahtera dengan sasaran pembangunan sarana pemukiman rakyat desa ditiga kecamatan Fak-Fak.

e) Melaksanakan bhakti dalam bentuk bhakti sosial KB dan kesehatan ditiga wilayah kabupaten Manokwari, Sorong dan Fak-Fak hasil yang dicapai dalam pembinaan wilayah dan pembinaan teritorial adalah terkendalinya stabilitas keamanan di wilayah kepala burung serta hasil nyata ABRI masuk desa I sampai dengan manunggal 80 berupa penyelesaian sarana ibadah, pembuatan jalan, pembuatan rumah penduduk dan jamban keluarga, sarana olah raga, serta pelaksanaan penghijauan di kabupaten Manokwari, Sorong dan Fak-Fak yang hasilnya secara langsung dapat dinikmati oleh rakyat.

C. Pejabat Korem 171/PVT

1. Letkol Inf Moch marcel Danrem ke 1 thn 1963 - 1964

2. Letkol Inf Oedaka Danrem ke 2 thn 1964 – 1965

3. Letkol Inf Djaka wargadinata Danrem ke 3 thn 1965 – 1966

4. Letkol Inf Moch toha Danrem ke 4 thn 1966 – 1968

5. Letkol Inf K. Soetrisno Danrem ke 5 thn 1968 – 1970

6. Kolonel Inf Noorcahyo Danrem ke 6 thn 1970 - 1977

7. Kolonel Inf A. Moechtar Danrem ke 7 thn 1977 – 1981

8. Kolonel Inf R. Adi sanyoto Danrem ke 8 thn 1981 – 1983

9. Kolonel Inf M. Akip renatin Danrem ke 9 thn 1983 – 1984

10. Kolonel Inf Lili Sobari Danrem ke 10 thn 1984 – 1986

11. Kolonel Czi A. Barnadi Danrem ke 11 thn 1986 – 1987

12. Kolonel Inf Tarub Danrem ke 12 thn 1987 – 1988

13. Kolonel Inf Kaolan Isgiharto Danrem ke 13 thn 1988 – 1990

14. Kolonel Inf Suwarna a.f Danrem ke 14 thn 1990 – 1993

15. Kolonel Inf Mn. Siregar Danrem ke 15 thn 1993 – 1994

16. Kolonel Inf Amir Sembiring Danrem ke 16 thn 1994 - 1995

17. Brigjen TNI Frans de Wanna Danrem ke 17 thn 1995 – 1997

18. Kolonel Inf Karel ralahalu Danrem ke 18 thn 1997 – 1999

19. Kolonel Inf Th. Sinambela Danrem ke 19 thn 1999 – 2000

20. Brigjen TNI Mr. Saragi Danrem ke 20 thn 2000 – 2003

21. Kolonel Inf Halasan Simanjuntak Danrem ke 21 thn 2003 – 2005

22. Kolonel Czi Drs. Christian zebua m.m Danrem ke 22 thn 2005 – 2006

23. Kolonel Inf Suyatno Danrem ke 23 thn 2006 – 2008

24. Kolonel Inf Fransen G Siahaan Danrem ke 24 thn 2008 - 2010

25. Kolonel Inf Heronimus Guru Danrem ke 25 thn 2010 - 2011

 

Kolonel inf Eka Wiharsa Danrem ke 26 thn 2011- sekarang.

Last Updated (Tuesday, 06 March 2012 11:23)

 

Info Khusus Parajurit

Login Form